PROPERTY SOLO

PROPERTY SOLO

UWAIS AL-QARNI: LELAKI YANG DIDOAKAN NABI TANPA PERNAH BERTEMU

Share:

 

“Keikhlasan tidak butuh penonton”


Ada seseorang di Yaman yang tidak pernah berjumpa dengan Rasulullah ﷺ semasa hidupnya. Bukan karena tidak mau — tapi karena ia tahu ada kewajiban yang lebih besar dari kerinduan itu.


Namanya Uwais bin Amir Al-Qarni. Seorang yang miskin, tidak dikenal, tidak punya pengaruh. Tapi Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib:


"Akan datang kepada kalian seorang laki-laki dari Yaman bernama Uwais. Ia tidak memiliki apa-apa kecuali seorang ibu yang ia rawat dengan sepenuh hati. Dahulu ia mengidap penyakit belang (baras), lalu Allah menyembuhkannya kecuali satu bagian sebesar dirham. Jika ia memohon kepada Allah, pasti Allah kabulkan. Maka jika kalian menemuinya, mintalah ia mendoakan kalian."

(HR. Muslim no. 2542)


Uwais memiliki seorang ibu yang sudah tua dan tidak bisa berjalan. Ia ingin sekali bertemu Nabi, tapi ibunya membutuhkannya setiap hari. Ia memilih tetap tinggal — merawat, melayani, menjaga.


Ketika Nabi wafat, Uwais baru datang ke Madinah. Ia bertanya tentang Nabi, dan orang-orang menjawab bahwa beliau telah berpulang. Uwais menangis, lalu kembali ke Yaman — tetap tidak dikenal, tetap hidup sederhana.


Bertahun kemudian, Umar bin Khattab — yang saat itu sudah menjadi Khalifah — setiap kali ada rombongan dari Yaman, selalu bertanya: "Apakah ada Uwais Al-Qarni di antara kalian?"


Hingga suatu hari, ia menemukan Uwais. Umar bertanya tentang penyakit belang itu, memastikan ini orang yang dimaksud Nabi. Lalu ia memeluknya dan berkata: "Doakan aku, wahai Uwais."


Uwais heran. Ia orang biasa. Umar adalah Amirul Mukminin. Tapi Umar bersikeras — karena Nabi yang memerintahkannya.


Uwais pun mendoakan Umar.


Pelajaran yang bisa kita ambil:


Uwais tidak terkenal di mata manusia, tapi terkenal di sisi Allah hingga Nabi menyebut namanya. Bakti kepada orang tua bisa mengangkat derajat seseorang ke tingkat yang tidak pernah ia bayangkan. Keikhlasan tidak butuh penonton.


───


t.me/kisah

No comments

Featured Post

BPJS

 Klo keluarga kita dirawat diRS pake BPJS, dokter nulis resep biasanya apotik RS bilang "obatnya kosong, pak beli diapotik luar saja, i...